Berita Terbaru

Peringati HKN ke-57, LKC-DD NTT Gelar Deteksi Penyakit Tidak Menular di Desa Oebelo

Peringati HKN (Hari Kesehatan Nasional) yang ke-57, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Timur kolaborasi dengan Kimia Farma, Rumah Makan Brotus dan Tapaleuk gelar rangkaian kegiatan kesehatan di Kantor Desa Oebelo, Nusa Tenggara Timur pada hari Jumat, 19 Oktober 2021.

Adapun kegiatan yang digulirkan yaitu senam massal, lomba menu MP-ASI (Makanan Pendukung Air Susu Ibu) 4 bintang, skrining deteksi PTM (Penyakit Tidak Menular) dan ALS (Aksi Layanan Sehat) berupa pengobatan gratis.

“Sesuai dengan tema HKN tahun ini yaitu sehat negeri, tumbuh Indonesiaku, maka untuk mewujudkannya, harus di mulai dari diri sendiri dan keluarga dengan menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), pemenuhan gizi sejak dini terutama di 1000 hari pertama kehidupan dan mendorong masyarkat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang ada di desa, seperti posyandu dan posbindu lansia,” ujar Ummi K Muhammad selaku Pimpinan LKC-DD NTT.

Rasyidah Saputri sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan HKN LKC-DD NTT menjelaskan, kegiatan HKN ini sudah bergulir dari tanggal 16 November 2021 dengan berbagai kegiatan, seperti lomba bayi sehat dan penyuluhan kesehatan.

“Kegiatan lomba bayi sehat dan lomba penyuluhan kesehatan diikuti oleh perwakilan dari posyandu. Kegiatan diakhiri dengan pemeriksaan penyakit tidak menular dan aksi layanan sehat. Hasil dari pemeriksaan penyakit tidak menular rata-rata diagnosa penyakitnya adalah hipertensi,” ucap Rasyidah.

Adapun HKN yang digelar di NTT ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan, terutama untuk ibu dan anak, mulai dari tumbuh kembang dan asupan gizi dengan memanfaatkan pangan lokal.

“Kami juga melatih kader untuk terbiasa dalam memberikan edukasi kesehatan. Semua masyarakat menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi ya, dari mulai anak-anak hingga lansia, tercatat penerima manfaat kegiatan kali ini sebanyak 81 orang,” tutur Rasyidah.

Sementara itu, para peserta yang terlibat pada kegiatan ini mengaku senang dan banyak yang merasakan manfaat dari adanya acara ini.

“Sangat senang mengikuti kegiatan ini, karena bisa tau perkembangan anak dan akan berusaha untuk menjaga status gizi anak, kegiatan ini sungguh bermanfaat,” kata Irene dacosta (42 tahun) Ibu dari bayi Frederico yang menjadi pemenang juara satu lomba bayi sehat.