Zakat Menyembuhkan “Aduh-nya” Dhuafa

Kata “ADUH”, adalah kata yang sering diucap atau didengar  dari seseorang yang sedang sakit dengan disertai ekspresi wajah yang memelas. Dan ketika ada seorang dhuafa/miskin menderita suatu penyakit, maka kata “ADUH” yang diucap oleh dhuafa tersebut akan memiliki arti sebanyak 5 (lima) kali. Arti kata “ADUH” yang pertama, adalah ketika dhuafa merasakan sakit dari penyakit yang diidapnya. Ini merupakan ucapan dan ekspresi yang wajar dari setiap kita yang sedang menderita suatu penyakit, baik yang ringan ataupun yang berat.

Kemudian arti kata “ADUH” yang kedua, adalah terjadi dikarenakan dhuafa yang sakit itu, ketika akan atau sedang berobat di Klinik atau Rumah Sakit, mereka memikirkan biaya yang harus ditanggung. Biaya dokter dan obat yang cukup mahal, apalagi kalau sampai harus dirawat inap, bahkan sampai harus dioperasi.Terasa betul “aduhnya” untuk dhuafa ketika sakitnya belum sembuh tapi mereka harus memikirkan bagaimana membayar biaya pengobatan yang cukup mahal tersebut.  Dan arti kata “ADUH” yang ketiga, adalah karena terlalu rumitnya birokrasi yang  dialami para dhuafa dalam mendapatkan fasilitas kesehatan yang menjadi hak mereka, seperti Jamkesda atau Jamkesmas.

Serta arti kata “ADUH” yang keempat, terjadi dikarenakan apabila dhuafa membutuhkan mobil ambulans atau mobil jenazah, mereka juga akan mengalami kesulitan, terutama sekali lagi adalah masalah biaya yang memberatkan mereka dan akses informasi yang terbatas. Lalu arti kata “ADUH” yang terakhir, yang kelima, apabila ketika dhuafa yang sakit tersebut tersebut ternyata meninggal dan memerlukan pengurusan jenazah serta lahan untuk penguburan, mereka  juga  mengalami kebingungan dan kesulitan.

Itulah wajah masalah kesehatan yang dialami oleh dhuafa, dan  dana Zakat dapat digunakan untuk “MENYEMBUHKAN”  kata  “ADUH” yang diucapkan oleh dhuafa tersebut. Dompet Dhuafa sebagai salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang mengumpulkan dan mengelola dana zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf (ZISWAF) dari masyarakat mendirikan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC). LKC merupakan wujud dari pendayagunaan dana ZISWAF untuk peningkatan layanan kesehatan kepada dhuafa.

Untuk menyembuhkan kata “ADUH” yang dialami oleh dhuafa, dana zakat yang didayagunakan melalui LKC dilaksanakan dalam bentuk, pertama, dengan mendirikan gerai sehat dan pos sehat (klinik pengobatan) dengan tenaga medis dan paramedis yang ramah, amanah dan profesional untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar dan lanjutan secara cuma-cuma kepada dhuafa dengan sistem kepesertaan. Keluarga dhuafa akan disurvey dan diverifikasi untuk selanjutnya akan diberikan kartu anggota LKC yang berlaku untuk satu keluarga selama 2 tahun dan dipergunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan cuma-cuma di gerai dan pos sehat sesuai dengan waktu operasionalnya.

Ketika ada dhuafa yang memerlukan rawat inap dan tindakan operasi, maka Gerai Sehat akan merujuknya ke RS Pemerintah terdekat atau RS Swasta yang sudah bekerja sama, sehingga dhuafa mendapatkan pelayanan kesehatan yang  holistik dan profesional. Sekali lagi, di LKC pelayanan kesehatan tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada dhuafa yang sudah menjadi peserta. Saat ini, Dompet Dhuafa akan meresmikan Rumah Sehat Terpadu LKC (selevel dengan RS tipe D) sebagai pendayagunaan dana zakat lebih besar lagi dalam pelayanan kesehatan kepada dhuafa. Dengan demikian,  adanya gerai sehat dan pos sehat LKC (serta nantinya RST) dapat menyembuhkan “ADUH-nya”  dhuafa yang pertama sampai ketiga.

Bentuk yang kedua, di LKC sudah tersedia mobil ambulans dan mobil jenazah yang diberikan juga secara cuma-cuma kepada dhuafa sebagai member  yang membutuhkannya dalam wilayah Jadebotabek. Mobil ambulans LKC sering dipergunakan untuk mengantarkan dhuafa yang dirujuk ke RS dan dhuafa  yang telah selesai mendapatkan perawatan kesehatan di RS. Untuk mobil jenazah LKC, sering diminta untuk membawa jenazah yang ada di RS dan diantar ke tempat tinggalnya. Saat ini, di LKC tersedia sebanyak 2 mobil ambulans dan 1 mobil jenazah yang selalu beroperasional setiap harinya sesuai dengan kebutuhan dhuafa. Dan pada akhirnya, keberadaan mobil ambulans dan mobil jenazah di LKC ini dapat menyembuhkan “ADUH-nya”  dhuafa yang keempat.

Sampai saat ini (sejak diresmikan di 6 November 2001), LKC Dompet Dhuafa sudah tersebar sebanyak 4 Gerai Sehat dan 24 Pos Sehat di Jadebotabek serta 11 Gerai Sehat dan 8 Pos Sehat di luar Jadebotabek dengan total member sekitar 30 ribu KK se-Indonesia, dan sudah terdapat sekitar 600 ribu jiwa dhuafa yang terbantukan dalam layanan kesehatan dasar dan lanjutan. Sungguh, suatu pembuktian bahwa dana zakat dari masyarakat yang diamanahkan kepada LAZ yang profesional dan terpercaya dapat menyelesaikan masalah kesehatan yang ada di masyarakat miskin / dhuafa.

Zakat untuk kesehatan dhuafa !

 

Disusun Oleh : dr. H. Yahmin Setiawan, MARS – Direktur LKC Dompet Dhuafa

Tags: , ,

Leave a Reply

KANTOR PUSAT LKC – LAYANAN KESEHATAN CUMA CUMA

Gedung LKC
Ciputat Mega Mal Blok D-01
Jl. Ir. H. Juanda No 34
Ciputat 15414

Telp.        : 021 – 7416262
Fax.         : 021 – 7416171
Website  : lkc.dompetdhuafa.org

HOTLINE KERJASAMA

  • Santi Deliani,
    [0878-8123-6630(Whatsapp)]

Nomor Rekening Donasi

Bank Mandiri BNI Syariah Bank Central AsiaBank Muamalat

KANTOR PUSAT LKC

Gedung LKC
Ciputat Mega Mal Blok D-01
Jl. Ir. H. Juanda No 34
Ciputat 15414

Telp.        : 021 – 7416262
Fax.         : 021 – 7416171
Website  : lkc.dompetdhuafa.org