Pilot Jet Tempur Pertama Indonesia, Siap Menjadi Relawan Lansia Dompet Dhuafa

Bogor–Dompet Dhuafa resmi mencanangkan gerakan relawan lansia di Zona Madina, Parung, Bogor, Selasa kemarin (24/4). Kegiatan tersebut turut dihadiri pula oleh Frederick Politon (84), mantan pilot pertama MIG-21. Pesawat ini adalah pesawat tempur yang digunakan untuk mengusir penjajah di Irian Barat.

Mantan pilot yang ringkih ini ternyata masih sempat mengikuti agenda-agenda kegiatan seperti bernyanyi keroncong dan berswafoto bersama. Frederick juga tidak bisa menyembunyikan kegirangannya saat mengikuti kegiatan ini. Acara yang bertujuan untuk menjadikan lansia lebih sehat dan bermanfaat ini, membuatnya menjadi salah seorang relawan lansia Dompet Dhuafa.

“Saya merasa muda kembali,” tuturnya.

Di acara tersebut, Dompet Dhuafa juga berencana membangun Lansia Empowering Learning Center, menunjukkan komitmen Dompet Dhuafa akan memberdayakan lansia. Salah satunya dengan memberikan pelayanan kesehatan di Rumah Sehat Terpadu dan Pos Sehat yang tersebar di masjid-masjid di seluruh Indonesia.

Selain dari itu, kegiatan ini turut diikuti oleh Presiden Direktur Dompet Dhuafa, drg. Imam Rulyawan, MARS, Ismail A. Said, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM sebagai perwakilan dari kementerian kesehatan dan Pendiri sekaligus Dewan Pembina Dompet Dhuafa, Parni Hadi. Turut juga Saparinah Sadli, ketua pertama Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Rangkaian kegiatan yang dimulai dari pagi hari pukul 07.00 ini adalah senam bugar lansia, pentas seni budaya, senam lansia tangguh, pemeriksaan ABPI (Ankle Brachial Pressure Index), dan launching Gerli (Gerakan Relawan Lansia Indonesia).

Dalam sambutannya, Parni Hadi mengutarakan harapannya agar lansia terus bersemangat dan bermanfaat.

“Insya Allah, para lansia akan tetap semangat dan bermanfaat,” tuturnya dalam sambutannya.

Saparinah Sadli, selaku yang bergilir untuk menyampaikan sambutan, menuturkan apresiasinya terhadap Dompet Dhuafa yang memberikan ruang kepada para lansia, khususnya perempuan untuk terus berdaya dan berjuang.

“Kartini adalah pejuang, sama seperti ibu-ibu yang hadir di sini,” ucapnya.

Dompet Dhuafa lewat Imam Rulyawan menginformasikan, berdasarkan data Satuan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2016, jumlah penduduk lansia terus bertambah.

Penduduk usia kerja lansia ada sebanyak 22,79 juta orang dan angkatan kerja lansia 10,96 juta orang. Penduduk lansia yang bekerja sebanyak 10,79 juta orang dan penganggur terbuka lansia sebanyak 165.702 orang.

Dompet Dhuafa menyampaikan penganggur terbuka lansia lebih banyak laki-laki, yaitu sebanyak 99.229 orang. Sementara pengangguran terbuka perempuan lansia sebanyak 66.473 orang. Penganggur terbuka lansia di perkotaan lebih banyak dibandingkan di pedesaan.

Selanjutnya, Indonesia belum sebaik Vietnam dan Thailand dalam menyediakan tempat yang baik untuk para lansia. Sebagai gambaran bahwa Indeks Global Age Watch tahun 2015 dari Badan Kependudukan PBB menempatkan Swiss pada posisi teratas sebagai negara ternyaman untuk hari tua, sedangkan Indonesia berada pada peringkat 74 di bawah Vietnam dan Thailand.

“Kegiatan ini adalah upaya memajukan para lansia dan menjadikan mereka produktif, karena mereka sebenarnya masih setangguh yang muda kok,” tutur ketua panitia dr. Astrina Yulda.

Tags: , , , ,

Leave a Reply

KANTOR PUSAT LKC – LAYANAN KESEHATAN CUMA CUMA

Gedung LKC
Ciputat Mega Mal Blok D-01
Jl. Ir. H. Juanda No 34
Ciputat 15414

Telp.        : 021 – 7416262
Fax.         : 021 – 7416171
Website  : lkc.dompetdhuafa.org

HOTLINE KERJASAMA

  • Santi Deliani,
    [0878-8123-6630(Whatsapp)]

Nomor Rekening Donasi

Bank Mandiri BNI Syariah Bank Central AsiaBank Muamalat

KANTOR PUSAT LKC

Gedung LKC
Ciputat Mega Mal Blok D-01
Jl. Ir. H. Juanda No 34
Ciputat 15414

Telp.        : 021 – 7416262
Fax.         : 021 – 7416171
Website  : lkc.dompetdhuafa.org