Peduli Kurangnya Pencegahan Cacingan, LKC Janten Gelar Pelatihan

Ciputat–Indonesia berada pada peringkat tiga 10 besar negara yang memerlukan penanganan khusus terhadap kecacingan. Data dari WHO tahun 2016 tersebut menempatkan Indonesia di bawah India dan Nigeria. Sebanyak 55 juta anak membutuhkan pencegahan kecacingan. Cacingan ini dapat menyebabkan gangguan penyerapan gizi masyarakat, yaitu: vitamin A dan zat besi.

Untuk itu, LKC Dompet Dhuafa bersama sebuah NGO internasional, Vitamin Angles melaksanakan pelatihan pemberian vitamin A dan obat cacing kepada para staff program LKC di Kantor pusat LKC Janten, Ciputat Mega Mall, Selasa (18/4).

Kegiatan sehari tersebut diikuti oleh peserta dari LKC yang berwilayah program Jabodetabek, Bandung dan Garut. Rohayani selaku manajer program dari LKC Dompet Dhuafa Janten mengutarakan bahwa kecacingan seringkali menjadi pendorong kekurangan gizi dan kematian pada anak.

“LKC Dompet Dhuafa bergerak di layanan yang berperan dalam upaya pemberantasan penyakit ini dalam skala nasioal,” tuturnya.

Dia kemudian melanjutkan, “Pelatihan ini diawali untuk LKC Jabodetabek, Bandung dan Garut, nantinya akan diadakan juga pelatihan yang serupa untuk wilayah kerja LKC se-Indonesia. Semoga pelatihan ini dapat bermanfaat untuk menyediakan layanan di wilayah kerja LKC.”

Maulana dari Vitamin Angels juga mengapresiasi kegiatan ini. “Ujii kompetensi praktik pemberian Vitamin A dan obat cacing membuktikan peserta dari LKC sangat berpengalaman di lapangan,” paparnya.

Salah satu peserta dari kegiatan ini, Ekayanti menguatarakan bagaimana manfaat yang dia rasakan saat mengikuti kegiatan ini, utamanya menyegarkan kembali ingatannya untuk turun ke masyarakat nanti.

“Nanti di lapangan kita dapat mengaplikasikannya pada program pemberian obat cacing dan vitamin A di posyandu-posyandu,” tutupnya.

Leave a Reply