Hatta yang Dulu Aktif Kini di Rawat di Rumah Sakit

Mohammad Hatta (62th) sudah 3 bulan terbaring di rumahnya Serang, Cisaat Puri Pramata. Bapak tiga orang anak ini dulunya seorang yang aktif. Hatta, begitu ia disapa oleh warga setempat, seringkali mengayuh sepeda untuk mendapatkan rezeki bagi anak-anaknya.

Kemudian di bulan Januari 2017 Hatta terserang penyakit stroke hingga mengalami kondisi tangan kiri tidak bisa digerakkan lagi. Keadaan tersebut membuat ia hanya berbaring dan tidak bisa berbuat apa-apa. Dengan kondisi itu  mengakibatkan luka dekubitas di sekitar bokong dan punggungnya. Pasien juga mengalami gangguan jiwa, menurut penuturan Istrinya Suryana (58th) pasien sering mengigau dengan berkata berulang-ulang, juga sering mencakar-cakar dinding rumahnya hingga dinding rumah banyak yang rompal.

Hatta sudah sangat kurus sekali. Bangun dari lantai tempat tidurnya saja sudah tidak mampu, tatapannya kosong dan komunikasinya sudah ngawur. Semenjak stroke ia tidak mampu lagi berjalan dan mengayuh sepeda dan tidak bisa berbuat apa-apa.

“mungkin depresi ya, strees gitu, karena kan biasanya dia suka jalan, kuat. Sering naik sepeda jauh jauh. Terus stroke dan tidak berbuat apa-apa. Mungkin karena itu dia jadi begitu sekarang” tutur Salam yang merupakan tetangga Hatta kepada Tim RDK.

Pada tanggal 11 September2017 tim RDK bersama Dr. Yeni selaku kepala Puskesmas Serang mengunjungi tempat tinggal Hatta. Tim RDK berniat membantu keluarga dengan membawa Hatta kerumah sakit. Namun niat baik terhalang oleh keraguan Suryana istri Hatta. Istri sudah pasrah dengan kondisi Hatta.

“gausah lah pak, saya sudah pasrah mau diambil gapapa” Ungkap Suryana.

Tim kemudian meninggalkan keluarga Hatta dan kembali ke Jakarta. Sebelumnya tim mengedukasi keluarga korban tentang pentingnya penanganan orang sakit untuk dibawakan ke rumah sakit.

Seminggu berselang, tepatnya tanggal 28 September 2017 tim RDK LKC Dompet Dhuafa mendapat telvon. Ternyata panggilan tersebut dari keluarga Hatta yang bersedia Hatta untuk dibawa kerumah sakit. Kemudian kepala bagian RDK Lini Gumiliah segera megumpulkan data Hatta dan menyiapkan keperluan guna menjemput Hatta untuk dibawa kerumah sakit.

Tim kemudian berangkat dari sini keesokan harinya (Rabu, tanggal 29/09/2017). Dengan beranggotakan Mamat, Budi dan Lini tim segera menuju Serang. Sesampainya disana tim disambut oleh kepala puskesmas Dr. Yeni untuk mengurus rujukan Hatta ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) serang.

Warga sekitar menyambut baik kehadiran tim RDK yang ingin membantu Hatta. Dengan dibantu warga dan anggota keluarga, Tim RDK memopong Hatta masuk ke ambulance. Pukul 14:00 WIB tim kemudian berangkat menuju RSUD Serang.

Dengan kondisi jalan yang berliku ditambah banyak lubang dan genangan air. Tim sulit untuk memacu mobil dengan cepat. Setelah sampai di jalan raya kemudian baru tim memacu kendaraan untuk segera sampai dirumah sakit.

Sesampainya dirumah sakit, Lini kemudian mengurus administrasi agar Hatta segera mendapatkan perawatan. Kemudian Lini megedukasi anggota keluarga tentang segala hal yang diperlukan saat dirumah sakit.

Setelah semua administrasi selesai dan Hatta mendapat perawatan, tim kemudian meninggalkan keluarga dirumah sakit dengan jaminan jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi segera menghubungi RDK LKC Dompet Dhuafa. (BC)

Jika anda berniat untuk membantu para pasien RDK, donasikan infaq anda
Ke Rekeing di bawah ini :

1.BANK Mandiri KCP Ruko Juanda an.DOMPET DHUAFA REPUBLIKA
Acc; 128.000.473.4569

2.Bank Syariah Mandiri (BSM) an. LKC DD REPUBLIKA
Acc : 700.049.9646

3.BCA KCP CIRENDEU an.YAYASAN DOMPET DHUAFA REPUBLIKA
Acc : 676.030.2340

Tambahkan kode 123 dibelakang donasi anda.

Code :123 contoh Rp 2.000.123,-

Leave a Reply