Sukses ASI bukan hanya peran Ibu

Dalam rangka memperingati pekan ASI se-Dunia 2017 dengan tema “Sustaining Breastfeeding Together”, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa yang berfokus pada bidang kesehatan turut serta memeriahkan pekan ASI dengan menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan yang meliputi kegiatan penyuluhan ke Perusahaan tentang peningkatan pemberian ASI selama waktu kerja di tempat kerja sesuai 1177/MENKES/PB/XII/2008, InvestigASI berupa kegiatan penelusuran ketersediaan susu formula di klinik kesehatan serta sosialisasi kepada toko susu tentang Permenkes no.33 tahun 2012, dan UU No. 36 tahun 2009, talkshow interaktif tentang Keajaiban ASI di Radio Swara Cinta 107.7 FM, serta ditutup dengan kegiatan Peresmian Klinik Laktasi di Gerai Sehat Ciputat Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa dan Seminar yang mengambil tema “Memahami Filosofi Menyusui dan Pendekatan Hypno Breastfeeding dengan Menguatkan Peran Keluarga dan Tenaga Kesehatan Untuk Kesuksesan Menyusui Hingga Dua Tahun”.

Rangkaian kegiatan Pekan ASI Sedunia yang diselenggarakan oleh Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa ditujukan untuk mendukung gerakan pemerintah dalam membangun kepedulian /kesadaran semua pihak untuk mendukung keberlangsungan pemberian ASI.

Peresmian Klinik Laktasi LKC Dompet Dhuafa

Kegiatan peresmian klinik laktasi LKC Dompet Dhuafa dan seminar yang diselenggarakan di Kampus Bisnis Umar Usman pada tanggal 20 Agustus 2017 dihadiri oleh oleh Ir. Doddy Izwardy, MA selaku Direktur Gizi Masyarakat Direktorat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI sebagai keynote speaker sekaligus meresmikan klinik Laktasi LKC Dompet Dhuafa. Dalam kesempatannya Doddy menyampaikan bahwa dengan diadakannya pekan ASI sedunia harapannya kesadaran masyarakat tentang pemberian ASI akan meningkat, karena capaian pemberian ASI secara nasional baru mencapai 32%. Dengan nutrisi terbaik yang diberikan sejak dini maka kualitas manusia ke depan juga akan baik.

Ir. Doddy Izwardy, MA selaku Direktur Gizi Masyarakat Direktorat Kesehatan Masyarakat    Kementerian Kesehatan RI

Selain itu, hadir sebagai pembicara dr. Asti Praborini, Sp.A, IBCLC selaku ketua perkumpulan konsultan Laktasi Internasional Indonesia, Ns. Imelda Yanti, M.Kep,.S.Kep., dan Kunto Aji yang merupakan sepenyanyi, suami dan ayah dari seorang anak bernama ‘Bada’ yang mendukung pemberian ASI hingga usia 2 tahun. “Saya merasa panik saat melihat istri saya menangis karena ASI yang keluar sedikit, dari situ saya langsung bergerak mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang ASI dan mendampingi istri saya berkonsultasi ke klinik Laktasi milik dr. Asti Praborini dan alhamdulillah anak kami masih mendapatkan ASI hingga sekarang,” terang Kunto Aji.

Kunto Aji sebagai Ayah ASI beserta Istri memberikan pengalaman seputar ASI

Keberhasilan menyusui tidak hanya mengandalkan peran Ibu, namun juga peran keluarga yaitu, suami, anggota keluarga, lingkungan sosial dan tenaga kesehatan. Lebih luas lagi yaitu peran pemerintah sebagai stake holder.

Masih banyak keluarga yang perlu diedukasi tentang peranan masing-masing dalam menyukseskan ASI dua tahun.

Pemberian sertifikat kepada para pembicara

Direktur LKC Dompet Dhuafa, Miza Elman menyampaikan bahwa LKC Dompet Dhuafa telah melaksanakan Program Laktasi sejak tahun 2010. Dari program yang dijalankan, sudah banyak penerima manfaat Dompet Dhuafa yang mendapatkan edukasi tentang ASI. Dengan adanya klinik laktasi LKC Dompet Dhuafa yang beralamat di Gedung LKC Dompet Dhuafa, Megamall Ciputat blok D-01, Jl. Ir. H. Juanda No. 34, Ciputat diharapkan akses masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang ASI menjadi semakin luas sehingga akan mampu membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menyusui sehingga meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. (FZ/SD)

 

CP :

Santi Deliani Rahmawati (0878 8123 6630)

Head of Corporate Communication

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

Dompet Dhuafa

 

Leave a Reply