Selamat Jalan Sang Mujahidin Tohirin

sang-mujahidin-tohirinLKC.DOMPETDHUAFA.ORG (PURWOKERTO)-Isak tangis terdengar mengharukan dari salah satu rumah sederhana dekat musholah di bilangan wangon,Purwokerto-Jateng. keriuhan itu terdengar para jamaah musholah yang saat itu usai menunaikan shalat shubuh, para tetangga datang berhamburan menuju sumber suara, ternyata Mujahidin Tohirin (66) salah satu warga yang rumahnya dekat dengan musholah tersebut meninggal dunia. Almarhum wafat meninggalkan orang-orang yang mengasihinya tepat setelah ia menunaikan shalat shubuh, Kamis (5/1) pagi tadi.

“Maafin suami saya ya pak, ia sekarang sudah meninggalkan kami semuanya, maafin kalau ada salah ya,”lirih Siti Rumdiyah (56) istri dari mendiang Mujahidin Tohirin.

Kepergian Mujahidin menyisakan kepedihan yang mendalam bagi keluarga,bagaimana tidak, ia yang sedianya menjenguk anaknya dua pekan yang lalu di Ciputat-Tangsel, tiba-tiba mengalami sakit kritis yang terpaksa harus dilarikan kerumah sakit karena gagal ginjal.

“Dari rumah mah gak ada tanda-tandanya, tapi pas selama terakhir di sana baru mulai berasa, bapak sering buang air kecil dan terus menerus, oleh anaknya dibawa ke rumah sakit dan oleh dokter didiagnosa menderita gagal ginjal dan harus dilakukan cuci darah segera, makanya bapak di masukin ke ruang ICU,” terang sang istri pilu

Karena tidak menggunakan kartu jaminan kesehatan, terpaksa keluarga harus membayar biaya rumah sakit, namun karena keterbatasan dana,keluarga memutuskan pasien pulang paksa.

Bukan hanya sebatas biaya rumah sakit yang menjadi permasalahan keluarga Mujahidin, saat akan keluar dari rumah sakitpun, keluarga belum tahu harus menggunakan armada apa untuk mengantarkan pasien pulang ke Purwokerto.

“Waktu pulang itulah mereka kebingungan mencari ambulance untuk membawa pasien pulang ke Purwokerto¬†karena dananya sudah habis,akhirnya atas saran salah satu rekan dari anaknya mereka meminta bantuan ke LKC Dompet Dhuafa¬†untuk membawa pasien itu pulang ke Purwokerto”kata salah satu petugas Respon Darurat Kesehatan (RDK) LKC Dompet Dhuafa, Mamat Ismanto.

“Sampai rumah memang sempat beberapa kali sesak napasnya, cuman setelah dipasang oksigen Alhamdulilah membaik, namun karena mungkin penyakitnya yang sudah kronis Akhirnya pasien meninggal dunia, semoga almarhum mendapatkan tempat yang tepat disisinya,”Kenang Mamat (GoesMoeh)

 

 

 

 

 

Leave a Reply