081-808-944-888 layandonatur@lkc.or.id

Dr H. Sjahril Muchtar, Sp.Pd,. FINASIM : Mencari Berkah Melayani Dhuafa

Relawan dr syahril #1LKC.DOMPETDHUAFA.ORG (CIPUTAT) – Usia tidak mesti menjadi hambatan untuk terus beraktifitas. Terlebih untuk terus mengabdi memberikan manfaat bagi orang banyak. Hal itu dibuktikan oleh dr. H. Sjahril Muchtar, Sp.PD.,FINASIM, (70) yang selalu datang praktik di Klinik LKC Dompet Dhuafa Ciputat untuk membantu pasien tidak mampu.

Meski diusianya yang telah senja, Pria kelahiran Padang Sumatera Barat ini masih nampak bersemangat melayani pasien yang membutuhkan keahliannya sebagai dokter spesialis penyakit dalam. Hal itu ia wujudkan semata mata sebagai pengabdiannya membantu orang-orang miskin.

“Selama saya bisa mengemban amanah ini dan selama saya diberikan kesehatan, maka selama itu pula saya akan berjuang untuk pasien dhuafa,” tutur Sjahril mantap

Lebih dari lima tahun Syahril mendedikasikan dirinya di Klinik LKC Dompet Dhuafa Ciputat. Kiprahnya telah dirasakan betul oleh pasien yang selama ini berobat. Saat ditanya sampai kapan ia akan berkiprah mendermakan profesinya demi membantu para mustahiq, Sjahril bertekad, selama ia diberikan kesehatan dan mampu menunaikan tugas, maka selama itu pula ia akan berkecimpung dalam melayani pasien di Klinik LKC Dompet Dhuafa Ciputat.

Dokter yang praktek pada hari Rabu di Klinik LKC Dompet Dhuafa Ciputat itu mengungkapkan, bahwa ia merasakan betul nilai keberkahan tatkala melihat pasien yang ia tangani dapat sembuh dan tersenyum kembali. Ia bahkan merasakan bagaimana sebuah profesi dapat sangat bermanfaat saat digunakan tanpa pamrih namun dilakukannya dengan hati yang tulus.

“Kita sebenarnya sudah diajarkan betul bagaimana agama menggaris bawahi hambaNya untuk menyantuni anak yatim dan mengasihi fakir miskin,” terang ayah dari 3 anak ini kepada Staf Media LKC Dompet Dhuafa saat wawancara diruang prakteknya, Rabu (18/5)

Suami dari Hj. Anizar (72) itu mengungkapkan, sebenarnya sudah mendapatkan penawaran praktek dibeberapa rumah sakit, namun ia tetap membatasi diri guna dapat mewakafkan sebagian waktunya untuk praktek di Klinik LKC Dompet Dhuafa Ciputat.

“Saya sangat berharap LKC Dhompet Dhuafa itu tersebar dimana-mana, sehingga dapat menjangkau  pasien yang berada di pelosok wilayah, meskipun mereka gratis tapi ongkos mereka cukup besar” ungkap penyuka Senam Pusaka Jepang itu.

Pria bersahaja dalam kesehariannya itu selalu tak luput mengungkapkan rasa syukurnya, terlebih saat perhimpunan dokter spesialis penyakit dalam menganugrahi gelar kehormatan atas integritas, ketekunan dan prestasi akademiknya dalam mejalani profesi sebagai dokter spesialis penyakit dalam “Kita hanya berbuat, biarkanlah semua amal itu yang Maha Kuasa menilainya” pungkas Sjahril berfilosofi. (gm/mj)

Leave a Reply