081-808-944-888 layandonatur@lkc.or.id

Sri Mulyani, Buruh Pabrik Hasilkan Karya Seni Tinggi

tokoh lkc dompet dhuafaLKC.DOMPETDHUAFA.ORG (Tokoh) Selama ini hobi seseorang cenderung ke arah yang menghabiskan uang untuk mendapatkan kesenangan. Namun berbeda yang dilakukan oleh perempuan yang satu ini. Melalui hobi atau kegemarannya merangkai dan menghias dengan pernak pernik, ia dapat menghasilkan karya yang bernilai ekonomi tinggi.

Adalah Sri Mulyani (24), wanita yang baru 7 bulan menikah, memiliki kegemaran membuat hiasan. Melalui hobinya itulah, wanita yang juga bekerja disalah satu pabrik di bilangan Cikampek itu mampu mendatangkan pundi-pundi rupiah,
Hoby Sri Mulyani kian kuat tatkala ia mengikuti program pelatihan membuat kerajinan tangan yang diadakan oleh Pos Sehat Baitul Mal Pupuk Kujang, Ia bersama saudaranya yang selama ini berobat di Pos Sehat tersebut segera mendaftarkan diri mengikuti pelatihan gratis itu yang diadakan selama 2 pekan.

“Alhamdulillah saya bisa mengikuti kegiatan pelatihan ini, jadi kemampuan saya selama ini bisa bertambah, selain itu emang saya seneng banget kalau sudah berkutat sama bahan-bahan yang kelihatan indah,apalagi buatan sendiri, pokoknya ada kepuasan tersendiri” terang Yani Sapaan akrab dari Sri Mulyani itu pada Staf Media LKC Dompet Dhuafa kala menyambangi Pos Sehat Baitul Mal Pupuk Kujang, Ahad (10/1)

Istri dari Cecep Ramadhan (25) ini mengatakan bahwa selama ini ia hanya belajar secara outodidak, sehingga hasil yang didapat kurang begitu menarik, namun setelah mengikuti pelatihan, ia dapat pola baru dalam membentuk sebuah benda menjadi karya seni, dan setelah dirasa cukup ia mempublikasikan karya-karyanya tersebut melalui media sosial, hasilnya ternyata diluar perkiraan, para penjelajah dunia maya banyak yang merespon tautan yang di lakukan oleh Yani
“Kemarin saja ada pesenan sebanyak 1.500 buah kerajinan tangan saya, dia bilang sih buat souvenir acara nikahan,” ungkap Yani bangga.

Warga yang tercatat tinggal di Kp. Babakan RT 03 RW 02, Desa Purba Sari, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang-Jawa Barat ini merasa yakin bahwa apa yang dilakukannya kelak menjadi usaha tetap yang akan menopang kehidupannya kelak, apalagi selama ini kegiatannya mendapatkan dukungan suami

“Saya melakukan ini semua dengan senang hati, sehingga walaupun saya capek setelah bekerja, saya tetap memebuat kreasi hingga waktu malam, dan semuanya ditemanin oleh suami” kata Yani mengakhiri (gm/mj)

Leave a Reply