Siksa Bagi Wanita yang Sengaja Tidak Menyusui Anaknya

foto ilustrasi sumber muslimahcorner.com

foto ilustrasi sumber muslimahcorner.com

LKC.DOMPETDHUAFA.ORG (Hikmah) – Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ketika aku sedang tidur, datanglah dua orang laki-laki kepadaku lalu mereka memegang kedua tanganku dan mereka membawaku ke sebuah gunung yang terjal. Keduanya berkata, “Naiklah!” Aku menjawab, “Sesungguhnya aku tidak bisa menaikinya.” Kedua orang itu berkata, “Kami akan memudahkannya untukmu.” Kemudian aku naik hingga aku sampai pada pertengahan gunung, ternyata aku mendengar suara-suara teriakan yang sangat keras. Aku bertanya, “Suara-suara apakah ini?” Keduanya menjawab, “Ini adalah erangan dari para penduduk neraka.” …….

Kemudian mereka membawaku pergi, hingga aku menjumpai wanita-wanita yang payudara-payudara mereka digigit oleh ular-ular. Aku bertanya, “Ada apa dengan mereka?” Dijawab, “Mereka adalah ibu-ibu yang tidak mau menyusui anak-anak mereka.” (HR Ibnu Khuzamah, Ibnu Hiban, Al Hakim, An Nasyai, Baihaqi dll)

Al-Haafizh Al-Mundziriy -rahimahumallah-.menyatakan hadits ini shahih dengan ketsiqahan para perawinya dan sanadnya muttashil, tiada cacat didalamnya

Hukum menyusi anak adalah wajib dilakukan selama 2 tahun

Allah berfirman , “ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruuf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga seorang ayah karena anaknya. (QS Al-Baqarah : 233)

Jika memang sang ibu mendapat udzur syar’i sehingga ia tidak bisa menyusui anaknya, maka ia boleh menyerahkan penyusuan tersebut kepada wanita lain, Allah Ta’ala berfirman :
“ Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut”. (QS Al-Baqarah : 233)

“Dan jika kamu menemui kesulitan maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya. (QS Ath-Thalaaq : 6)

Mari para ibu dan bapak untuk memenuhi kewajiban kepada anak dengan memberikan Asi selama 2 tahun, dengan Asi eksklusif tanpa campuran makanan lain selama 6 bulan. Insya Allah akan menjadi anak sehat, kuat, mudah mendapatkan pengajaran ilmu-ilmu Allah dibandingkan dengan susu sapi dll. Dan seamoga kita semua terhindar dari siksa yang pedih di neraka kelak. Aamiin

Oleh : Ustadz Herman Budianto, MSi (Direktur Zona Madina Dompet Dhuafa)

Leave a Reply